BAGAIMANA MENGHADAPI BOS YANG SUKA MEMBANDING-BANDINGKAN ?

Dalam kehidupan, sikap tolong menolong adalah perbuatan yang mulia. Namun adakalanya setelah kita menolong orang tersebut, bukannya ucapan terima kasih yang didapat tapi malah mengkritik apa yang telah kita bantu. Contoh dibawah ini yang dialami seorang teman dapat menjadi pelajaran untuk kita semua.

Teman tersebut sebut saja D suatu hari diminta membuat materi presentasi oleh bosnya. Ternyata materi presentasi yang dibuatnya kurang bagus dan langsung ditegur sang bos.  Begini katanya ," Bagaimana sih kamu, masa buat materinya tidak sebagus T ".

D sangat kecewa dan sedih karena kerja kerasnya tidak diakui, bahkan dibanding-bandingkan dengan temannya. Padalah D tahu, kalau bos unit lain selalu membuat sendiri materi presentasinya. Apakah D berani berkata "Bos unit lain tidak pernah menyuruh anak buahnya dan melakukannya sendiri"?

Tentu saja D tidak berani karena dia adalah bawahan.

Jika D dibanding-bandingkan dengan temannya, apakah sang bos mau juga dibanding-bandingkan dengan bos unit lain? Inilah dinamika kehidupan yang sering terjadi di lingkungan kerja.

Sejatinya seorang bos atau pemimpin sudah tidak bisa lagi ketinggalan informasi dan mempunyai berbagai kemampuan dalam mengerjakan banyak hal daripada bawahannya. Namun hal ini tidak dimiliki oleh bosnya D.

Sekarang bagaimana kita menghadapi situasi seperti itu?

Jika suasana hati bos sedang baik, ajaklah berbicara dan jelaskan kalau setiap orang mempunyai  kelebihan dan kekurangan. Mungkin si T lebih jago membuat materi presentasi, namun D lebih pandai dalam hal lain seperti lebih kreatif atau lebih mahir presentasi.

Kritik dari sang bos harus ditanggapi  D dengan positif agar dapat memacunya lebih tekun untuk mempelajari cara membuat presentasi yang lebih baik. Jika nantinya mahir membuat materi presentasi maka yang akan merasakan manfaatnya adalah D sendiri.

Terakhir mungkin bisa mengingatkan kepada sang bos kalau dia mempunyai 2 anak, berasal dari "induk" yang sama. Ke duanya diberi pendidikan yang sama, makanan yang sama, lingkungan yang sama, kasih sayang yang sama, apakah ke dua anak tersebut akan sama pintarnya ? Ada yang sangat cekatan, ada yang lebih lambat. Ada yang teliti ada yang agak berantakan. Ini membuktikan bahwa setiap orang memiliki keunikan, watak, karakter, bakat, ketrampilan, kecerdasan dan kepribadian yang berbeda-beda. Inilah perbedaan universal yang menjadi rahmat bagi masing-masing pribadi.

Artikel oleh : Timoteus Talip (Manager BCA Card, Penulis 4 Buku: Basmi Manipulasi Manajemen, Lorong Gelap yang Kutinggalkan, "Sop Kambing" ala Chef Talip, Anda Pecundang !!! Jangan baca, www.timoteustalip.com)

You are here: Home Articles Chef Talip BAGAIMANA MENGHADAPI BOS YANG SUKA MEMBANDING-BANDINGKAN ?